Di mana Lokasi Makam Sayyidina Ali bin Abi Thalib Sesungguhnya?

Sudah merupakan rahasia umum, kalau makam Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah banyak sekali versinya. Alasannya, untuk menghindari pembongkaran makam oleh kaum ruwet zaman itu, Khawaarij.

- Ada yang mengatakan Jenazah beliau dimakamkan di Darul Imarah di Kufah Iraq yang dulu tempatnya sengaja dirahasiakan, namun yang pasti di dekat gedung imarah (istana kepresidenan).
- Ada yang mengatakan makam beliau terletak di tempat suci Najaf Iraq.
- Ada pula yang mengatakan bahwa jenazah beliau diletakkan di atas kendaraan beliau kemudian dibawa pergi entah ke mana perginya.
Namun dengan tegas, Imam Daamiri berkata, “Pemakaman Sayyidina Ali Karamallahu Wajhah, hakikatnya tidak diketahui secara pasti.”

Untuk pemakaman di kota suci Najaf Iraq, yang sekarang menjadi pemakaman terbesar sedunia, terlebih setelah masuknya ISIS ke daerah itu, ada sebuah kisah menarik:

Adalah Syaikh Ibnu Khalkan yang mengisahkan penemuan makam ini oleh Khalifah Harun ar-Rasyid. Yakni ketika sang Khalifah berburu dan memasuki daerah yang sekarang menjadi pemakaman Sayyidina Ali. Beliau meloloskan harimau harimau peliharaannya untuk memburu hewan yang dilihatnya.

Hewan buruan itu lari semburat menuju kedepan. Dalam aksi kejar-kejaran antara harimau harimau  dan hewan-hewan buruan itu, ada kejadian menakjubkan. Yaitu ketika hewan buruan itu melewati sebuah tempat. Harimau harimau yang mengejarnya mendadak berhenti bersamaan, tidak mau meneruskan mengejar, mereka terdiam dan menunduk. Heran sang khalifah dengan fenomena ajaib ini.

Tiba-tiba, ditengah keheranannya, muncullah salah satu orang ampuh yang mendekati dan berkata padanya:

“Hai pemimpin orang Mukmin, maukah anda kutunjukkan pemakaman putra dari anak pamanmu jauh (Kakek) Sayyidina Ali yang anda tidak tahu?”

“Sungguh! Sebuah kehormatan yang sempurna!”

“Ini adalah kuburannya”

“Darimana anda tahu?” tanya Khalifah Harun ar-Rasyid takjub.

“Karena dulu, aku pernah mendatangi kuburan ini bersama ayahku, Fairuz. Beliau memberitahuku, dulu sekali Beliau juga menziarai makam ini bersama Sayyidina Ja’far Shadiq RA. Sayyidina Ja’far menziarahi bersama ayahnya, Sayyidina Muhammad al-Baqir RA. Sayyidina al-Baqir juga menziarahi bersama ayahnya, Sayyidina Ali Zainal Abidin RA. Sayyidina Ali Zainal menziarahi makam ini bersama ayahnya, Sayyidina Husain yang paling mengetahui tanda-tanda bahwa itu adalah makbarah ayahandanya, Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah.”

Setelah mengetahui keterangan tersebut. Khalifah Harun ar-Rasyid langsung menyuruh bawahannya untuk memagar tempat itu. Dan pondasi pertama pembangunan di prakarsai Khalifah Harun ar-Rasyid. Lalu menjadi semakin baik dan baik setelah penguasa-penguasa setelahnya.

Penulid: Gus Robert 'Azmi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel