Syajaratul Ma'arif Terjemah dan Kitab, karya Syekh Izzuddin bin Abdissalam
Dalam berbagai pengajiannya, Gus Baha' sering mengutip kitab Syajarotul Ma'arif. Melalui penjelasan beliau, kitab ini begitu hidup dan ringan dipahami.
Penulisnya, Syekh Izzuddin bin Abdissalam, tersohor dengan julukan Sulthanul Ulama' karena reputasi akhlak, kealiman dan kebijaksanaannya.
"Aku telah melalui masa belajar selama tiga puluh tahun dengan mengurangi waktu tidurku sampai aku memahami betul banyak hukum di dalam sanubariku.” kata beliau dalam salah satu ungkapan kondangnya.
Ditopang penguasaan sastra Arab, tafsir, fiqih, dan spiritualitas Islam yang mendalam, Syekh al-‘Izz berhasil mengulas tuntas tentang ihsan dalam kehidupan; mulai dari konsep-dasar-ilmiahnya hingga aplikasi-praktis-amaliahnya:
Apa hakikat ihsan? Apa maslahat dan mafsadat itu? Bagaimana menarik maslahat dan menolak mafsadat dalam seluruh aspek hidup kita, lahir dan batin, akidah maupun muamalah, personal maupun sosial?
Melalui telaah sistematis dan memudahkan atas dalil naqli dan dalil aqli, cara berpikir, bersikap, berkata, dan berbuat kita ditata agar benar. Tidak hanya benar tapi juga baik. Tidak hanya baik, tapi juga indah (ihsan) dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat, di dunia maupun akhirat.
Yang istimewa, terjemahan disandingkan dengan teks Arabnya, sehingga membacanya Anda serasa ngaji kitab, memahami maknanya sekaligus merasakan keindahan tuturan aslinya—saking indahnya, kitab ini nyaris tak bisa diditerjemahkan. Pesan berkelindan dengan kefasihan; rampai makna seirama dengan kata-kata berima. Tapi ikhtiar mesti dihadirkan. Bagi awam, akan memudahkan untuk mengerti artinya dengan baik; bagi ahli, akan menginspirasi untuk mencari alternatif pemaknaan yang lebih baik.
Diresensi oleh: Gus Rijal Mumazziq Z
