Masjid Quba dan Sumur Aris
Masjid Quba dan Sumur Aris
Oleh: Umar Faruq
Masjid Quba pada 23 September 622 Masehi atau tahun pertama Hijriyah, saat Nabi melakukan perjalanan hijrah dari Mekah menuju Madinah.
Terletak sekitar 5 kilo meter arah selatan barat dari kota Madinah, Nabi dan para sahabat yang menetap di kampung Quba selama 4 hari, mendirikan masjid di atas tanah wakaf milik keluarga Kalsum bin Hadm dari kabilah Amir bin Auf.
Masjid Quba menjadi istimewa karena masjid tertua dalam sejarah Islam dan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah sebelum masjid Nabawi di Madinah.
Di dalam masjid Quba terdapat sumur Malik Abu Ayyub al-Anshari yang dikenal dengan sumur Mubarok An Naqah, yaitu tempat pemberhentian unta Rasulullah ketika akan masuk ke Madinah.
Semangat hijrah dan ketakwaan kepada Allah juga kebahagiaan penduduk Quba akan datangnya Islam dan Rasulullah, diabadikan dalam Al-Qur'an surat At Taubah ayat 108.
Sumur Aris (Sumur Khatam)
Sumur Aris dikenal juga dengan dua nama lain. Pertama sumur khatam, dikarenakan sumur itu tempat jatuhnya cincin kekhalifahan Sayidina Ustman bin Affan. Juga dikenal dengan sumur Rasulullah SAW, karena sumur Aris tempat favorit yang sering dikunjungi Nabi.
Sejak tahun 1980-an, kita tidak bisa melihat sumur Aris atau bertabarruk mengambil airnya, karena sumur itu ditutup setelah area masjid Quba dilakukan pelebaran.
Sekarang, letak sumur Aris hanya ditandai lingkaran yang menandakan titik sumur, lokasinya 30 meter di sebelah barat masjid Quba.
Ala kulli hal…
Keistimewaan masjid Quba begitu banyak disebutkan dalam Hadits, salah satunya bahwa Nabi Muhammad ﷺ. mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan jalan kaki atau berkendara kemudian melaksanakan salat dua rakaat.
Juga, riwayat Imam Ibnu Majah dari Sahal bin Hunaif disebutkan, bahwa Nabi Muhammad ﷺ. bersabda; “Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba, kemudian dia mendirikan salat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah."
Wa akhiran…
Napak tilas sejarah Rasulullah SAW semoga menjadi harapan mendapat anugerah cinta dan syafaat dari Baginda Al Musthafa.
Semoga dimudahkan bisa terus berkunjung dan mencintai tempat dimana Rasulullah berada. Amin.
