Tafsir Al-Misbah dan Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA
Usianya sudah 76 tahun. Tubuhnya tampak mulai sepuh, tapi tidak stamina intelektualnya. Karya-karya akademiknya belum kelihatan akan segera berakhir. Ia masih terus menulis dan menulis.
Kita mengenal Ustadz Quraish sebagai penulis produktif. Ia menghabiskan sebagian besar usianya untuk menulis terutama menulis buku-buku terkait al-Qur'an. Di antara puluhan karya yang berhasil ditulisnya tentu Tafsir al-Misbah adalah yang paling spektakuler.
Tafsir al-Misbah adalah akumulasi bacaan dan penjelmaan dari perjalanan intelektualnya yang panjang. Ribuan buku pasti sudah dibacanya untuk bisa melahirkan karya kesarjanaan sebesar Tafsir al-Misbah.
Kini sekalipun usianya sudah hampir memasuki kepala delapan, kita berharap beliau sehat dan panjang umur sehingga dari tangannya akan lahir karya-karya yang membanggakan. Dan dari lisannya akan keluar bukan hanya untaian ilmu pengetahuan yang mencerahkan tapi juga petuah-petuah yang mengandung hikmah kebijaksanaan.
Selama ulang tahun ke 76, Ustadz Quraish.
Ahad, 16 Pebruari 2020
Salam,
Abdul Moqsith Ghazali
Kita mengenal Ustadz Quraish sebagai penulis produktif. Ia menghabiskan sebagian besar usianya untuk menulis terutama menulis buku-buku terkait al-Qur'an. Di antara puluhan karya yang berhasil ditulisnya tentu Tafsir al-Misbah adalah yang paling spektakuler.
Tafsir al-Misbah adalah akumulasi bacaan dan penjelmaan dari perjalanan intelektualnya yang panjang. Ribuan buku pasti sudah dibacanya untuk bisa melahirkan karya kesarjanaan sebesar Tafsir al-Misbah.
Kini sekalipun usianya sudah hampir memasuki kepala delapan, kita berharap beliau sehat dan panjang umur sehingga dari tangannya akan lahir karya-karya yang membanggakan. Dan dari lisannya akan keluar bukan hanya untaian ilmu pengetahuan yang mencerahkan tapi juga petuah-petuah yang mengandung hikmah kebijaksanaan.
Selama ulang tahun ke 76, Ustadz Quraish.
Ahad, 16 Pebruari 2020
Salam,
Abdul Moqsith Ghazali
