Hikmah Membina Hubungan Baik dengan Siapapun

Manusia adalah makhluk sosial. Sadar atau tidak sadar hidupnya dibangun berdasarkan hubungan dengan lingkungan sekitarnya. Betapa susahnya hidup tanpa berhubungan dengan orang lain. Membina hubungan yang baik dengan teman sebaya, keluarga, karyawan, rekan kerja, saudara, dan orang-orang yang pernah kita kenal akan membuahkan begitu banyak kebaikan dalam perjalanan hidup kita.

Membangun hubungan yang baik dengan sesama merupakan salah satu kunci keberhasilan kita dalam berbagai bidang kehidupan. Sebaliknya, hubungan yang buruk dengan orang-orang di sekeliling kita merupakan sebab dari munculnya beraneka ragam problematika.

Seorang mahasiswa misalnya, hubungannya berkaitan dengan orang tuanya, dosen dan teman sekelas. Kinerja mahasiswa di bidang akademiknya tidak hanya semata-mata karena usahanya sendiri, tetapi juga melibatkan kontribusi orang tuanya, dosen dan teman-teman sekelasnya.

Orang tua memasukkan anak ke sekolah, sedangkan guru di sekolah menjadikannya belajar berbagai konsep baru, dan dia juga bersaing dengan teman-teman sekelasnya. Semua faktor hubungan ini saling terkoneksi dan berkontribusi satu sama lain yang akhirnya membawa anak ke jalan kesuksesan.

Dengan demikian, keberhasilan siswa terkait dengan hubungan dia terhubung dengan hal-hal di atas, dan hubungannya tersebut saling berkaitan. Demikian juga, hubungan seorang majikan dan karyawan di tempat kerja memainkan peran kunci dalam keberhasilan tim dan tujuan organisasi/perusahaannya.

Sama juga halnya dengan hubungan dalam keluarga. Misalnya, seseorang sebagai Manajer di bank, di satu sisi, di dalam keluarganya dia adalah suami, yang berperan menjadi ayah bagi anak-anaknya. Semua anggota dalam keluarga memperluas dukungan dengan cara yang unik untuk membantu dia mencapai sukses dalam kehidupan profesionalnya.

Antara kesuksesan seseorang dan hubungannya yang baik dengan anggota keluarganya berjalan beriringan. Sangat penting bagi seseorang untuk mengelola hubungan baik dengan orang-orang yang memiliki ikatan dengannya, karena hubungan yang baik berakhir dengan catatan atau rekam jejak yang baik.

Hubungan yang buruk dapat membiarkan Anda berada dalam kesulitan dan dengan perasaan yang tidak membawa kebahagiaan dalam hidup, juga dapat mengakibatkan kegagalan dalam konteks luas. Sebagai catatan akhir, selalu dianjurkan untuk fokus pada analisis nilai, alasan, dan mengelola hubungan dalam rangka memenuhi takdir bahagia dan karir yang sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...