8 Cara Praktis untuk Move on dari Belenggu Masa Lalu

Keadaan “get stuck” di masa lalu membuat kita sulit melakukan terobosan dalam hidup, mencapai prestasi besar, dan mengaktualisasikan potensi kita secara maksimal.

Kita semua pasti punya masa lalu, namun jika kita “get stuck” di masa lalu ini ujung-ujungnya akan merugikan diri sendiri. Kita semua pernah mengalami masa di mana kita “get stuck” dengan ingatan tentang pengalaman pehit di masa lalu, sehingga kita luput melihat & menangkap kesempatan-kesempatan yang selalu bermunculan setiap hari dan dapat menjadi “pintu-pintu” untuk pengembangan diri dan meraih masa depan yang lebih baik.

Di masa lalu, kita mungkin membuat banyak kesalahan, juga kita mengambil pilihan-pilihan yang buruk. Masa lalu tidak dapat diulang lagi, sikap kita yang “get stuck” dengan masa lalu mungkin adalah semacam mekanisme pertahanan diri kita untuk meraih kendali atas masa lalu yang tidak dapat diulang lagi. Kita mengira bahwa dengan memikir-mikirkan itu, maka kita dapat memperbaikinya.

Sebenarnya ini tidak benar. Apa yang sebaik-baiknya dapat kita lakukan sekarang adalah “belajar untuk let go the past” agar kita bisa lebih mengarahkan fokus pada kesempatan-kesempatan yang bermunculan setiap hari dalam hidup kita. Selain itu, jika kita masih sulit untuk “let go of the past,” maka “masa depan adalah tempat untuk memperbaiki semua kesalahan, kerugian, dan kerusakan yang telah Anda lakukan dan terjadi pada masa lalu Anda.”

Berikut ini ada enam langkah atau kiat praktis untuk membantu Anda meninggalkan masa lalu dan menatap ke masa depan yang lebih baik dengan penuh pengharapan:

1. Berilah mereka nama

Namailah semua kesalahan, rasa malu, kekecewaan & kegagalan Anda. Tuliskan mereka semua. Sebutlah nama-nama mereka, lalu robeklah kertasnya dan bakarlah. Lihatlah ini sebagai cara untuk membebaskan Anda dari belenggu-belenggu masa lalu. Jangan membiarkan diri Anda dipenjara oleh masa lalu.

2. Hargai kesalahan-kesalahan yang pernah Anda buat di masa lalu.

Kesalahan dan pengambilan pilihan yang buruk semuanya adalah bagian dari pengalaman Anda menjalani kehidupan di dunia. Pandanglah kembali semuaya dengan tetap menghargai diri Anda karena telah melakukan semua kesalahan itu, karena sekarang Anda punya waktu untuk memperbaikinya. Ini bukan artinya Anda boleh senang untuk semua kesalahan itu, namun lebih memandangnya sebagai bagian dalam proses belajar dalam kehidupan. Justru karena kesalahan dan pilihan buruk yang Anda ambil di msaa lalu, Anda jadi seperti adanya sekarang, yakni orang yang berbeda dari Anda dulu di masa lalu. Petiklah pelajaran dari kesalahan-kesalahan itu, dan syukuri serta bergembiralah jika Anda dapat “belajar” dari kesalahan & pilihan buruk di masa lalu.

3. Jangan mengecilkan /meremehkan prestasi-prestasi Anda di masa lalu.

Saat Anda terus-menerus memikir-mikirkan masa lalu sambil menyesali it uterus-menerus, maka Anda sebenarnya mengecilkan nilai dari semua yang telah Anda capai. Semua prestasi Anda seolah “hangus & tidak berarti” karena ksalahan-kesalahan & pilihan buruk masa lalu. Fokuskan perhatian pada prestasi-prestasi yang telah Anda raih, bahkan prestasi yang tadinya diawali oleh kesalahan & pilihan buruk, namun Anda mengubahnya menjadi sesuatu yang baik & positif. Sederhananya adalah “Mengubah kesalahan & kemalangan menjadi kemuliaan.” Kalau Anda terus-menerus fokus pada kesalahan & pilihan-pilihan buruk, Anda akan membesar-besarkan itu semua lebih daripada yang sebenarnya dan akhirnya “menutupi” semua prestasi Anda.

4. Jangan membiarkan kesalahan-kesalahan Anda menjadi kisah hidup Anda.

Jika Anda terus-menerus mengingat-ingat kesalahan & pilihan buruk yang Anda buat, maka lama-kelamaan Anda menjadikan ini sebagai tema utama atau elemen paling dominan dalam “kisah hidup Anda.” Anda tentunya tidak ingin saat-saat atau masa-masa terbaik dalam hidup Anda “dibayang-bayangi” atau “digelapkan” oleh “masa lalu Anda yang suram.” Kesalahan & pilihan buruk hanyalah sebagian elemen dalam masa lalu Anda dan tidak perlu menjadi elemen utama dalam kisah hidup Anda. Jika Anda hendak menulis atau diminta menulis tentang kisah hidup Anda untuk dibukukan, apakah kesalahan & pilihan buruk ini akan menjadi tema utama dalam kisah itu? Jika tidak, maka tinggalkan masa lalu & move on.

5. Jangan menghancurkan masa kini karena masa lalu.

Jangan menghilangkan hidup dalam kekinian dengan terus-menerus hidup dalam msaa lalu. Jangan menghabiskan waktu Anda dengan memikir-mikirkan & menyesali hal-hal apa saja yang dapat Anda lakukan secara berbeda di masa lalu. Dengan terus-menerus hidup di masa lalu, Anda mengurangi nilai hidup dalam kekinian. Ini membuat Anda sulit merasa bahagia dengan keadaan Anda yang kini. Jangan merusak kebahagiaan Anda dengan cara ini.

6. Petiklah pelajaran-pelajaran yang Anda peroleh dari masa lalu.

Ada sebagian orang yang membiarkan kesalahan-kesalahannya menentukan siapa mereka. Anda pantas renungkan bahwa kesalahan-kesalahan Anda bukanlah penentu siapa Anda. Jangan melewatkan pelajaran-pelajaran penting yang dapat Anda pelajari dari hal-hal yang sekarang sudah tidak penting lagi dalam hidup Anda. Kehidupan memang memberi kita ujian lalu menyampaikan pelajaran setelahnya. Kesalahan-kesalahan Anda adalah bagian dari proses pembelajaran. Pelajaran & pesan dari masa lalu dapat Anda gunakan untuk membangun masa depan yang lebih kaya, bahagia, dan sukses.

7. Ampuni agar Anda bisa maju & move on.

Sudah ada terlalu banyak kasus di mana orang menjadi “tawanan” karena masih belum mampu atau bersedia untuk pelanggaran dari orang lain & ketidakadilan yang ia alami di masa lalu, membelenggunya sehingga ia sulit move on. Agar bisa move on Anda perlu melepas luka dan derita yang selama ini telah membelenggu Anda. Pengampunan memudahkan Anda untuk move on. Pengampunan lebih berguna bagi orang yang mengampuni daripada orang yang diampuni. Ampuni & let go agar hidup Anda lebih ringan & bebas.

8. Gunakan kesalahan & pilihan buruk masa lalu Anda untuk membantu orang lain.

Kita semua pernah melakukan kesalahan & membuat pilihan buruk yang kita sesali. Jangan membiarkan ini semua membentuk masa depan Anda. Gunakan ini semua untuk membantu orang lain yang sedang ada dalam situasi serupa. Gunakan kesalahan & pilihan buruk yang memalukan itu agar dapat menjadi contoh untuk orang lain. Biarkan mereka tahu bahwa tidak ada kata “terlambat” untuk menjadi pribadi seperti yang mereka inginkan.
Ingatlah bahwa kesalahan & pilihan buruk yang ingin kita hapus dari ingatan itulah yang menjadikan diri kita seperti apa adanya hari ini. Jangan malu dengan masa lalu Anda, karena ini adalah bagian kehidupan Anda yang membuat Anda lebih kuat, bijak, dan mampu menghadapi kehidupan.

Dialihbahasakan & diolah dari “8 Easy Ways To Break Free From Your Past And Succeed In Life”
oleh: Boni Sindyarta, Psi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...