Tradisi Abdulqadiran dan Jaelaniyan


Era disruptif tidak sepenuhnya menghapus kebudayaan yang telah lama berjalan di masyarakat. Di desa saya, tradisi Abdulqodiran masih sangat hidup di masyarakat. Tradisi ini biasanya diadakan sebelum warga melakukan hajat besar atau kecil agar hajat tersebut berjalan dengan lancar dan berkah.

Abdulqodiran dilaksanakan dengan membaca surat2 tertentu dalam Quran seperti surat Waqiah, asmaul husna, shalawat tunjina, dan kalimat thayyibah lainnya. Bacaan-bacaan tersebut dibagi-bagi dalam artian ada yang ditugaskan membaca surat waqiah, ada yang baca asmaul husna dan yang lain membaca shalawat.

Yang menarik, makanan sebelum disajikan diletakkan di tengah2 majlis untuk dibacakan al-Quran dan didoakan. Di dalam doa, saya beberapa kali sempat mendengar Kyai Sepuh menyebut nama Syeikh AQJ. Setelah selesai acara, baru makanan dibagi bagikan untuk dimakan bersama sama.

Di Madura, tepatnya di desa saya di daerah Pamekasan, acara ini disebut dengan 'Jaelaniyan'. Acara biasanya dilakukan di malam hari. Yang masak adalah santri laki-laki atau warga. Selama masak, sang koki harus dalam keadaan berwudu dan tidak boleh berbicara satu patah katapun.  Kalau terpaksa mau berbicara harus pakai kode atau bahasa tubuh. Jadi, semacam masak yang khusyuk dan senyap. 🙂 Jaelaniyan juga diadakan untuk sebuah hajat atau untuk keperluan lain semisal anak yang sangat nakal dijaelanikan agar kenakalannya berubah menjadi akhlak yang baik dst.

Dilihat dari namanya, tradisi ini diinspirasi oleh seorang tokoh sufi besar asal Persia, Syeikh Abdul Qadir al Jaelani yang lahir 470 H. Beliau memiliki karomah-karomah dan ajaran tasawwuf. Kebesaran nama dan ajarannya begitu melekat di masyarakat.

Begitulah para Wali, meskipun mereka sudah wafat jasadnya, tetapi hakikatnya mereka tetap hidup di masyarakat dan bahkan bisa jadi 'menghidupi' masyarakat.

Penulis: Abdul Halim, S.Th.I, M.Hum, penulis buku "Wajah al quran di era digital".

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...