Jika Cinta Kandas Karena Tidak Sekufu

Berbicara pernikahan tak lepas dari yang namanya SEKUFU (setara atau selevel).

Sebenarnya kalau sudah seagama itu sudah sekufu, kalau sudah beda agama itu sudah tidak sekufu. Sekalipun fenomena menikahi wanita ahli kitab ada perselisihan pendapat. Ini cuma teori, namun bagaimana prakteknya?

Sering kali terjadi, karena prianya kurang kaya, sedangkan yang wanita keluarga yg kaya dan berdarah biru (padahal darahnya aslinya merah), akhirnya terjadi penolakan mentah mentah, karena tidak sekufu masalah harta dan status sosial, cintapun kandas bersama debu yang disapu angin yang berhembus.

Ada pula, karena prianya kurang pendidikan, tampang biasa saja, membuatnya ditolak calon mertua meskipun diterima anak perempuannya. Ini dikatakan tidak selevel dalam masalah fisik dan pendidikan. Sesulit itukah??

Sebenarnya, agama menghendaki kemudahan namun manusalah yg menyulitkan diri sendiri, membuat aturan yang aneh aneh.

Nikah yg berarti sunnah (annikaahuu sunnatii), karena masalah sekufu bisa berubah menjadi annikaahu santay.

Ironis memang, tapi begitulah realitanya, berbanding terbalik dengan teori yang ada.

Santri bilang "cinta ditolak, amalan bertindak". Sabar mblo, semua akan menikah pada waktunya, entah kapan waktunya wkkwk

Humor.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...