Cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Ribath Nurul Hidayah Tegal

Cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Ribath Nurul Hidayah Tegal adalah atas perintah Almarhum Almaghfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair.

Saat itu Al Habib Soleh bin Ali Al Attas yang cukup lama nyantri di Sarang, Rembang, sowan ke Mbah Maimoen, bersama dengan Para Habaib dari Tegal, diantara Al Habib Mahdi Al Hiyed, Al Habib Soleh bin Abdullah Al Kaff dan juga beberapa Habaib lain, waktu itu beliau-beliau masih muda.

Para Habaib mau minta doa dan ijasah dari Mbah Maimoen, tetapi Mbah Maimoen sempat menolak, justru Mbah Maimoen yang mau minta barokah doa dari Para Dzurriyyah Rasulullah itu.

Akhirnya Mbah Maimoen pun 'tidak enak' dan mendoakan Para Habib muda dari Tegal itu, selesai berdoa Mbah Maimoen berpesan, "Habib Soleh ndamel Pondok nggih..." (Habib Soleh buat Pondok Pesantren yaa...).

Kemudian Habib Soleh terkejut, beliau baru pulang Nyantri dari Darul Musthofa, Hadhromaut, Yaman, selepas Nyantri di Al Anwar, Sarang, Rembang, merasa belum 'punya banyak bekal' untuk membangun Pondok Pesantren.

Namun setelah dikuatkan oleh Para Habaib lain, akhirnya Habib Soleh membangun Pondok Pesantren di Desa Bedug, Pangkah, Tegal.

10 tahun lebih Pondok Pesantren Ribath Nurul Hidayah Tegal berdiri, Alhamdulillah mengalami perkembangan yang cukup baik, amanah Mbah Maimoen selanjutnya yaitu membangun Pondok Pesantren putri dan juga Sekolah Formal berbasis Pesantren.

Untuk sekolah formal berbasis Pesantren tahun ini sudah dimulai dengan siswa baru angkatan pertama yang Insya Allah akan diresmikan dalam waktu yang tidak lama.

Sementara Ponpes Putri masih dalam taraf pembangunan, Semoga bisa segera selesai agar amanah dari Almarhum Almaghfurlah Syaikhina KH. Maimoen Zubair terealisasikan. Aamiiin...

Dikisahkan oleh: Imron Rosyadi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...