Realitas Transcenden

Ketergantungan pada manusia, seringkali memunculkan kekecewaan, karena ternyata tidak ada satu pun manusia yang sempurna, sehingga kebaikannya tidak selalu disertasi ketulusan, kebersihan hati dan abadi.

Satu-satunya realitas transcenden yang bisa dipercaya dan benar adanya adalah kepercayaan pada kemahaan yang disebut Tuhan dalam berbagai nama-Nya, karena hanya Dia lah yang maha sempurna, maha kaya dan maha kasih.

Kepercayaan pada realitas transcenden sesungguhnya bukanlah kepercayaan kosong dan berada dalam kekosongan, tetapi menjadi transendensi kreatif yang penuh tantangan.

Jangan terjebak pada kekosongan, karena akan membuat hidup seseorang terkurung dalam ketidak-bermaknaan. Usia tua bukanlah kekosongan, karena kreatifitasnya justru dapat menyatu dalam realitas transendenal.

Prof. Musa Asyarie

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...