5 Ciri wanita yang pantas dijadikan pendamping hidup

Mengenal karakter seseorang, terutama wanita, memang susah-susah gampang. Padahal bagi para lelaki yang sudah waktunya menikah, mengenal karakter wanita calon istri merupakan hal yang sangat penting. Karakter wanita yang baik tidak dapat dilihat dari penampilan fisiknya saja. Kecantikan fisik hanyalah bonus, karena kecantikan hatilah yang lebih utama. Bukankah Nabi saw. pun telah memberikan petunjuk bahwa sebaiknya kita mengutamakan kebaikan agama dalam memilih pasangan hidup?

Wanita yang baik agamanya tentu memiliki sifat dan karakter yang baik pula, yang dengannya lahir perilaku-perilaku yang baik pula.

Di balik kelemahan fisik seorang wanita, tersimpan kekuatan besar yang mampu membuat setiap pria menjadi seseorang yang paling bahagia atau sengsara.

Wanita yang baik dan bijaksana, adalah kebahagiaan terbesar yang dapat dimiliki seorang pria. Sungguh beruntung dan bahagia, ketika seorang pria memiliki istri yang baik dan bijaksana dalam menyikapi segala problematika kehidupan.

Memang tak ada wanita yang benar-benar pantas untuk kita, namun setidaknya kita bisa memilih dan membedakan mana wanita yang baik dan mana yang tidak baik melalui beberapa kriteria berikut ini:

1. Nasehatnya menguatkan, bukan melemahkan atau merendahkan

Seorang wanita yang baik dan bijaksana akan memberikan nasehat yang dapat memotivasi dan menguatkan pria yang dicintainya. Meskipun dia tau pria yang dicintainya berbuat kesalahan, dia akan memberi tau dengan halus dan sopan kepadanya agar tidak mengulangi kesalahannya. Wanita yang bijaksana akan selalu berperan mendampingi seorang suami dalam setiap langkah kehidupan. Menjadi teman diskusi mencari solusi atas setiap permasalahan.

2. Menjadi teman setia di saat ujian hidup melanda

Kehidupan rumah tangga tidak akan terlepas dari ujian. Apakah itu masalah kesehatan, keuangan, dan lainnya. Karakter wanita yang baik dan bijaksana, ia akan selalu setia dan sabar menuntun suami tercinta dan membantunya sekuat tenaga untuk kembali bangkit dari keterpurukan. Di saat ujian hidup datang melanda, ia tidak hanya diam dan berpangku tangan. Namun berusaha berjuang bersama-sama untuk mengatasinya. Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada dan tak pernah putus asa. Ketika Adam dan Hawa diuji oleh Allah dengan perpisahan, keduanya sama-sama berjuang agar bisa bertemu kembali. Tak ada ceritanya seorang Hawa hanya berpangku tangan dan menunggu sampai Adam menemukannya.

3. Tak suka mengeluh, pandai bersyukur, dan empatinya tinggi

Wanita yang bijaksana, akan memotivasi pria yang dicintainya untuk mencapai semua tujuan dan cita-citanya dengan cara yang baik dan benar. Ia benar-benar memahami bagaimana menghargai kerja keras pria yang dicintainya. Ia juga seorang pendengar yang baik di saat orang yang dicintainya berkeluh kesah akan lelahnya. Wanita yang baik dan bijaksana pandai mensyukuri sekecil apa pun usaha dan hasil suaminya.

4. Menerima apa adanya, tanpa menuntut kesempurnaan atau membanding-bandingkan

Sosok wanita yang baik dan bijaksana mau menerima pasangan apa adanya. ia tak pernah menuntut kesempurnaan dari pasangannya. Ia akan senantiasa berusaha memberikan rasa cinta yang terbaik, penghormatan, dan perhatian agar pria yang dicintainya merasa nyaman, bahagia, dan sangat bersyukur telah memilikinya. Sebagai seorang istri, ia akan menghabiskan banyak waktunya untuk menjadikan suasana rumah terasa nyaman, damai, berkesan, layaknya surga dunia. Ia juga tak pernah lupakan untuk mempersehbahkan penampilan terbaiknya untuk sang suami tercinta. Berusaha tampil menarik dan mempesona agar menjadi perhiasan terindah di mata suaminya.

5. Tau kapan harusnya menuntut hak dan kapan melaksanakan kewajiban

Seorang wanita yang baik dan bijaksana tau dan bisa menempatkan dirinya, kapan ia harus menuntut hak dan kapan menjalankan kewajiban. Baik kewajiban terhadap Tuhan, keluarga, orang tua, teman, dan tetangganya. Ia tidak hanya mau menuntut hak tanpa mau menjalankan kewajibannya. Bila bersalah, ia tak segan-segan untuk mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahannya untuk yang kedua kalinya. Sebaliknya, ia juga mudah memaafkan orang yang bersalah dan minta maaf kepadanya. Mau mengambil pelajaran atas setiap kesalahan dan pengalaman hidup, dari dirinya sendiri maupun orang lain. Wanita yang baik dan bijaksana tidak akan merasa dirinya selalu paling benar.

Nah, itulah 5 ciri wanita baik dan bijaksana yang benar-benar layak untuk diperjuangkan. Namun, masih adakah wanita seperti itu saat ini? Pasti ada. Meski mungkin jarang dan butuh perjuangan yang tidak untuk menemukan dan memilikinya. Pada prinsipnya, sesuatu yang bergharga memang tidak mudah untuk mendapatkannya.

Dengan tutur kata dan bahasanya yang lembut dan bijaksana, wanita adalah simbol surga dunia bagi pria. Ia adalah penyempurna terbaik dari kehidupan dunia yang fana. Dengan ikatan yang bernama “CINTA”, ia melukis indahnya warna kehidupan kaum pria.

Alangkah bahagianya seorang pria bila mendapatkan istri seorang wanita yang baik dan bijaksana. Ia adalah kado terindah dari Tuhan Yang Maha Bijaksana. Semoga para pria yang masih single, mendapatkan istri seorang wanita yang baik dan bijaksana, yang menjadi penyempurna separuh agama, dan membawa kebahagiaan sejak masih di dunia sampai akhirat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...