Libatkan Akal dalam Urusan Cinta

Cinta dan logika, dua elemen yang mirip seperti air dan minyak, meskipun berada dalam satu wadah, mereka tak bisa menyatu. Urusan cinta memang urusan perasaan, sementara logika urusannya otak, akal sehat. Seringkali, rasa cinta lebih berkuasa dibandingkan dengan logika.

Banyak orang yang jatuh cinta dengan mendahulukan perasaan. Kemudian ia dikendalikan oleh perasaannya. "Sudah terlanjur sayang", "Tak bisa ke lain hati." Dan sejenisnya. Makanya ia bertahan meskipun hubungan tak menuju ke mana-mana. Salah satu pihak tidak punya komitmen yang jelas tentang masa depan hubungan. Tidak ada batas waktu. Atau, kemustahilan begitu nyata di depan mata, tapi tak tahu harus berbuat apa. Karena sudah terlanjur sayang tadi.

Ada pasangan yang bertahun-tahun menjalani hubungan tanpa masa depan karena beda agama. Mereka tak bisa menikah karena tak mau nikah beda agama. Tapi juga tidak ada yang mau pindah agama. Tapi juga tak berani untuk putus. Sebelum semua itu terjadi, bertanyalah: untuk apa menjalin hubungan? Seberapa besar peluang keberhasilannya? Ini cara logis untuk memulai hubungan.

Jangan memulai hubungan yang jelas kita tau bahwa akhirnya akan lebih banyak membawa kemadharatan. Jangan menyukai orang yang mustahil kita nikahi, atau peluang kita untuk bisa menikahinya terlalu kecil. Kalau sudah terlanjur cinta, sukar untuk berhenti mencintai. Mulailah sebuah hubungan dengan kejelasan komitmen. Insyaallah perasaan cinta bisa ditumbuhkan kemudian. Seperti yang diungkapkan oleh Steven Covey "You have to control your feeling. Don't let your feeling controls you."

Libatkan akal dalam urusan perasaan agar ia terarah, lurus, tidak membabi buta. Dan libatkan perasaan dalam akal agar ia lembut. Dan libatkan Allah dalam semua urusan, karena segala harapan terwujud karena kuasa-Nya. Seberapapun usaha, cinta, dan setia, kalau dia tidak ditakdirkan untuk kita, akan ada seribu jalan untuk berpisah, pun pula sebaliknya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...